Ini
adalah cerita teman lama saya, Beni namanya, yang tinggal di perumahan di
pinggiran Jakarta.
Suatu
pagi dia keluar rumah dengan mobil untuk mengantar istrinya ke terminal shuttle
bus yang menghubungkan perumahan kami dengan sejumlah lokasi strategis di
Jakarta. Teman ini sendiri seorang pekerja freelance yang sibuk, tapi selalu
menyempatkan diri mengantar anak-anaknya ke sekolah dan istrinya ke terminal,
khususnya kalau tidak ada pekerjaan di luar kota atau luar negeri.
Begitu
roda mobilnya berputar, dia melihat Irma, tetangganya, baru saja menutup pintu
pagar. Tumben berangkat pagi, begitu pikir teman saya. Biasanya Irma berangkat
siang. Belum sempat melihat Beni, Irma sudah melambai ke arah tukang ojek yang
mangkal di ujung tikungan. Sedetik kemudian, mobil Beni sudah berada di dekat
Irma. Esther, istri Beni, langsung heboh berhai-hai dengan Irma. Dan apa yang
terjadi?
“Gue
nebeng aja ya, ke terminal shuttle bus…” teriaknya. Kemudian dia berteriak
kepada si tukang ojek, “Pak, maaf ya… nggak jadi.”
Mobil pun bergerak. Tetapi
sekejap kemudian Beni sempat beradu pa ... baca selengkapnya di Experiential Marketing Tukang Ojek Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar